Anggaran Penanggulangan Bencana BNPB Naik Jadi 2,5 Triliun

BNPBmaiwanews – Alokasi anggara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meningkat menjadi Rp 2,5 triliun yang akan digunakan untuk menanggulangi berbagai bencana di Tanah Air sepanjang 2015.

Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan, meningkatnya alokasi anggaran menghadapi bencana, karena adanya perkiraan peningkatan kejadian bencana selama 2015 dibandingkan tahun 2014 lalu.

Sebagai gambaran kata Syamsul, curah hujan yang terjadi di Tanah Air, semuanya berpotensi menimbulkan banjir, karena adanya perubahan iklim. Contohnya jelas dia, kejadian banjir di Jakarta dengan curah hujan 351 mm, hanya turun dalam waktu tiga jam.

‘’Padahal tidak ada kiriman air dari Bogor, ya karena curah hujannya tinggi jelas menimbulkan genangan banjir,’’ ucap Syamsul Maarif di Bojonegoro, Jatim, dalam keterangan pers, Sabtu (14/2/2015).

Karena itu Syamsul mengatakan, harus ada strategi baru dalam menghadapi bencana banjir. Menurutnya, air hujan tetap harus bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan di musim kemarau. Jangan sampai air hujan yang menimbulkan banjir kata dia, akhirnya terbuang percuma ke laut, tapi harus bisa ditangkap dimanfaatkan di musim kemarau.

Kejadian bencana di Tanah Air saat ini menurut dia, tidak hanya banjir, tetapi juga kekeringan seperti yang saat ini melanda Palembang. Dimana BNPB diminta turun karena daerah setempat menalami kekeringan, meskipun di Jawa musim hujan.

Selama di Bojonegoro, Syamsul Maarif didampingi Anggota DPR RI Komisi VIII Kuswiyanto dan Bupati Bojonegoro Suyoto. Syamsul Maarif meninjau lokasi yang baru saja dilanda banjir bandang di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang.