WALHI Aceh: Perubahan Iklim Tanggung Jawab Bersama

maiwanews – Seminar Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Kearifan Lokal di Kemukiman Lutueng Kecamatan Mane merupakan bentuk respon WALHI (Wahana Lingkungan Hidup) Aceh dalam memberikan solusi dan menjawab berbagai permasalah lingkungan hidup di Aceh melalui penguatan kapasitas bagi warga. Kegiatan ini berlangsung pada 28-30 April, dihadiri oleh pihak muspika kecamatan mane, imum mukim lutueng, perwakilan dinas kehutanan, pihak LPHD, dan perwakilan masyarakat di tiga desa berjumlah 50 orang. Selain WALHI Aceh kegiatan ini turut juga dihadiri oleh LBH Banda Aceh dan wakil FFI yang juga melaksanakan program di Mane.

Dalam pengantar Imum Mukim Lutueng Sulaiman, SE menyampaikan program yang dijalankan oleh Walhi Aceh bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam memaksimalkan fungsi hutan desa di kemukiman kutueng. Dengan demikian kami berharap kepada semua masyarakat untuk memberikan dukungan dan kerjasamanya sehingga sukses program yang dijalankan., selain itu Muspika Kecamatan Mane memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Walhi Aceh dalam pelaksanaan program dilapangan dengan harapan koordinasi dan komunikasi terus terjadi.

Sementara itu M. Nur Direktur Walhi Aceh menyampaikan secara umum program yang akan dijalankan bertujuan untuk membantu masyarakat dan pemerintah mempercepat pengelolaan hutan desa setempat, sehingga masyarakat dapat terlibat penuh dalam agenda perubahan iklim dalam rangka mencegah dampak yang negatif yang ditimbulkan saat ini dan masa akan datang melalui pengelolaan hutan kepada masyarakat mengedepankan kearifan lokal.

Pendampingan walhi aceh terhadap kecamatan mane sebagai lokasi strategis penyelamatan sumberdaya alam yang berkelanjutan dari kesediaan air bersih dan pangan bagi mahkluk hidup di provinsi Aceh, dan secara khusus bagi kabupen pidie, pidie jaya, aceh besar. aceh jaya dan bireun dalam menjaga sumber penghidupan. (m012)