RI-Malaysia Sepakat Beri Kemudahan Visa Pelajar

Maiwanews – Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Malaysia sepakat untuk mempermudah pengurusan visa bagi pelajar atau mahasiswa kedua negara yang menempuh studi. Visa itu berlaku dua tahun dan dapat diperpanjang dengan syarat yang mudah pula.

Demikian dikatakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada bagian lain keterangan persnya di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, Selasa, 18 Mei 2010 malam.

Kemudahan pengurusan visa itu berlaku bagi pelajar-mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia dan sebaliknya. “Visa para mahasiswa dapat diperpanjang atau renewal setiap 2 tahun sekali. Jangan sampai ada proses administrasi yang mengambat,” Presiden menjelaskan.

Untuk semakin mempererat kerjasama di bidang pendidikan, PM Malaysia mengundang mahasiswa Indonesia untuk mengikuti studi di Universitas Pertahanan Malaysia. Demikian juga dengan pemerintah Indonesia yang juga mengundang mahasiswa Malaysia untuk mengikuti kegiatan serupa.

Untuk anak-anak TKI, dulu RI-Malaysia sepakat bahwa Indonesia akan mengirim guru-guru untuk memberikan pelajaran pada anak-anak Indonesia. Malaysia pun memberikan kebijakan terjadinya proses belajar-mengajar tersebut. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, persoalan yang dihadapi adalah tersebarnya para pekerja Indonesia di Malaysia.

Oleh karena itu, pemerintah mengusulkan kepada pemerintah Malaysia agar tempat belajar itu bisa dilakukan di perusahaan-perusahaan tempat para TKI bekerja. “Jadi basisnya adalah company. Perusahaan bersangkutan memfasilitasi ruang kelasnya,” ujar Presiden.

Selanjutnya, akan dikirim guru-guru dari Indonesia dengan insentif khusus seperti penempatan di daerah terpencil.