maiwanews – Jaksa Korea Selatan (Korsel) menunda keputusan penangkapan tersangka kasus suap bos Samsung Grup Jay Y. Lee. Sebelumnya, pada hari Jum’at jaksa mengatakan akan membuat keputusan tentang hal ini hari Minggu. “Hari ini kami berencana untuk tidak memutuskan apakah akan meminta penangkapan Wakil Pimpinan Jay Y. Lee”, kata kantor jaksa penuntut dalam pesan teks sebagaimana dikutip VoA.
Lee diinterogasi selama 22 jam sebelum meninggalkan kantor jaksa khusus di Seoul Jum’at sebagai bagian dari penyelidikan terkait kasus skandal korupsi yang mengarah pada pemberhentian Presiden Park Geun-hye oleh parlemen.
Presiden Korea Selatan hari Minggu di hadapan wartawan menyangkal tuduhan bahwa dia berkolusi dengan teman lamanya Choi Soon-sil untuk memeras konglomerat Korea. Ini adalah pertama kalinya Park telah berbicara kepada media sejak pemakzulan oleh parlemen pada 9 Desember.
Masalah ini dikatakan sedang diselidiki, jadi Park mengaku tidak bisa membuat penjelasan rinci, tapi ia menegaskan tidak pernah bersekongkol dengan siapa pun atau melakukan sesuatu untuk memberikan bantuan kepada seseorang sedikitpun.
Park telah meminta maaf berkali-kali dan menekankaan dirinya tidak pernah secara pribadi mengambil manfaat selama 18 tahun melayani publik.
Mahkamah Konstitusi sedang mengkaji gerakan impeachment, proses ini bisa memakan waktu hingga enam bulan. Jika pengadilan mensahkan, pemilihan presiden baru akan dijadwalkan dalam waktu dua bulan dari putusan. Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn menjadi caretaker pemerintah setelah Park dimakzulkan. (m013/VoA 1 2)
Prabowo Tegaskan Komitmen Kedaulatan Pangan
Operasi SAR Sisir Daratan dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun
Prajurit Lantamal VI Makassar Selamatkan penumpang di Area Pelabuhan kapal Makassar
Rusia Catat 8 Serangan Ukraina ke Fasilitas Listrik
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan









