Arema Indonesia Pesta Gol 5-1 Atas Persija di Gelora Bung Karno

Liga Super Indonesiamaiwanews – Di depan tidak kurang dari 80 ribu penonton yang memenuhi kursi Stadion, Arema Indonesia menutup musim kompetisi kali ini dengan menyarangkan lima buah gol ke gawang Persija pada laga terakhir Liga Super Indonesia di stadion utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dengan skor telak 5-1, Minggu, 30 Mei 2010.

Dua gol Arema tercipta pada babak pertama. Gol pertama sudah terjadi pada menit-menit awal, yakni pada menit ke-8 melalui tendangan bebas oleh esteban di luar kotak penalti setelah penjaga gawang M Yasir dikenakan kartu kuning.

Gol kedua juga tercita melalui tendangan bebas. Kali ini tendangan bebas dilakukan di titik penalti akibat bola yang menyentuh tangan Abanda. Hukuman ini seketika diprotes oleh Abanda dkk yang berakibat dikeluarkannya kartu merah oleh wasit Oki Dwiputra terhadap Abanda. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Sepajang babak pertama, Persija lebih banyak melakukan inisiatif serangan ke daerah pertahanan Arema Indonesia. Namun pertahanan Arema rupanya terlalu kuat untuk dapat ditembus oleh Bambang Pamungkas dkk. Beberapa kali tendangan pojok tidak mampu menghasilkan gol.

Memasuki babak kedua, melalui gol Bambang Pamungkas yang diciptakan pada menit 59, Persija mempekecil kekalahan setelah bambang berada pada posisi bebas di depan gawang yang dikawal Iswan Karim. Gol BP ini membuat semangat kesebelasan asuhan Benny Dolo sedikit menguat. Namun tekanan demi tekanan yang dilakukan Persija tidak mampu membongkar pertahanan Arema.

Mengharapkan terjadi penambahan gol oleh Persija, namun yang terjadi justru Arema menambah gol pada menit 65 yang diciptakan Roman setelah menerima umpan dari Riduan dari sudut kiri gawang sehingga menambah kemenangan bagi asuhan Robert Albert menjadi 3-1.

Tertinggal 3-1, semangat Persija jadi sedikit menurun hingga akhirnya Arema malah memperbesar kemenangan menjadi 5-1. Dua gol tersebut terjadi berturut-turut pada menit ke-70 dan menit ke-73 yang masing-masing dicetak oleh Noh Alam Shah dan Roman.

Unggul telak 5-1, tempo permainan Arema melambat. Skor 5-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Seiring berakhirnya pertandingan, ratusan penonton yang sejak babak kedua dimulai sudah merangsek ke dekat lapangan, seketika menyerbu lapangan memperebutkan kaos pemain.

Ter