
maiwanews – Kepala ekonom IMF Gita Gopinath Selasa 6 April mengatakan ekonomi global diperkirakan akan tumbuh 6 persen tahun 2021, kemudian 4,4 persen pada tahun 2022. Hal itu disampaikan dalam sebua acara bernama Prospek Ekonomi Dunia di Washington DC.
Untuk tahun 2020 Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) meproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia turun 3,3 persen ditengah pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).
Proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dan 2022 diantaranya terkait dengan adanya stimulus di Amerika dan penguatan pemulihan ekonomi berkat upaya vaksinasi serta keberlanjutan ketahanan aktivitas ekonomi terhadap pandemi di berbagai negara.
Gita Gopinath menjelaskan pemulihan secara cepat bisa menimbulkan risiko keuangan jika suku bunga di Amerika naik lebih tinggi secara tidak terduga.
Maret lalu terjadi penambahan 916 ribu lapangan kerja, lowongan pekerjaan mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir. Lowongan pekerjaan naik sebanyak 268 ribu menjadi 7,4 juta pada 28 Februari.
Terkait pemulihan ekonomi di berbagai negara, Gopinath mengatakan bervariasi, kinerja negara tidak bagus jika lamban dalam meluncurkan vaksin, dukungan kebijakan lebih terbatas, dan bergantung pada sektor swasta. (BBG Direct)
Rocky Gerung akan Hadiri Jambore Karhutla 2025
Aryna Sabalenka Targetkan Gelar Juara di Porsche Tennis Grand Prix 2025
Pendapatan Grup Porsche AG Tahun 2024 Mencapai 716 Trilun Lebih
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Donald Trump: Amerika akan Kembali Lebih Hebat









