Bank Jatim Berkomitmen Wujudkan Kota Madinah dengan Digitalisasi

maiwanews – Gus Ipul dan Mas Adi membuat program 99 hari kerja yang di dukung oleh Bank Jatim cabang Pasuruan dan mensukseskan visi-misi Pasuruan Kota Madinah Maju Ekonominya, Indah Kotanya dan Harmoni warganya.

9 Program kerja yang dilakukan Bank Jatim Cabang Pasuruan dalam 99 hari kerja. Di antaranya: Launching Kredit Usaha Rakyat Mandiri (KURMA); Digitalisasi Alat Perekam Pajak dan Aplikasi Pelaporan Pajak Online.

Bank Jatim Cabang Pasuruan mendukung penuh peningkatan PAD dengan penerapan e-PAD untuk menjadi kota Pasuruan menuju Smart City, Pelaporan pajak terpantau secara online dan real time baik oleh Bank Jatim, Badan Pendapatan Daerah Kota Pasuruan bahkan disupervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. Aplikasi pelaporan Pajak daerah online ini terpasang di berbagai Re­storan, café, warung, hotel, tempat hiburan, parkir di Kota Pasuruan.

Gus Ipul menambahkan, pajak 10% tidak mengurangi hak dari perusahaan. Dia berHarap ada peningkatan PAD dan Jika PAD naik, otomatis efeknya kesejahteraan warga Kota Pasuruan juga meningkat.

Bank Jatim juga support Di­gitalisasi pembayaran uji KIR kendaraan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan. Lewat digitalisasi sudah bisa Nontunai atau cashless dengan QRIS. Pembaya­ran uji KIR bisa pakai uang digital seperti OVO, shopeepay, Dana, mobilbanking apps dan e-wallet yang lainnya.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf sangat mengapresiasi atas dukungan Bank Jatim Pasuruan atas kepedulian kepada becak wisata di Kota Pasuruan. Dengan Rebranding Becak wisata. Hal tersebut di respons positif oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan H.Ismail Marzuki Hasan.

Lewat program CSR Bank Jatim Peduli, yang mendukung gerakan Kota Pasuruan Zero ODF (Open Defecation Free). Yang memberikan bantuan perbaikan sanitasi kepada warga yang tidak mempunyai jamban, agar mewujudkan indahnya kota Pasuruan.

Bentuk kepeduliannya Bank Jatim dengan berkembangkan Usaha Mikro kecil Menengah (UMKM), maka dengan Kredit Usaha Rakyat Mandiri atau “KURMA” dan coaching klinik UMKM, yang mana Program KURMA ini adalah upaya untuk mendorong program UMKM Naik Kelas. Caranya, dengan penguatan kelembagaan UMKM lewat pendampingan dari perizinan sampai manajemen usaha. Kedua, lewat peningkatan kapasitas baik produksi, manajemen sampai pemasaran dan terakhir lewat akses permodalan.

Digitalisasi UMKM lewat QRIS atau program cashless transaksi, QRIS diberikan gratis kepada pelaku UMKM yang bisa diakses berbagai uang digital, ini merupakan support dari Bank Jatim untuk UMKM yang diberikan, ada fasilitas 1.000 QRIS untuk mempermudah transaksi jual belinya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Jatim cab.Pasuruan yang merespons Pasuruan Kota Madinah lewat Program KURMA dengan bantuan modal kepada UMKM dan entrepreneur millenial,” ungkap Gus Ipul walikota Pasuruan. (FL/Kominfo Pemprov Jatim)