
maiwanews – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan pejabatnya untuk berusaha lebih keras menghadapi pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Kantor berita pemerintah KCNA Jumat 3 September melaporkan bahwa Kamis 2 September dalam pertemuan politbiro Kim menyampaikan kepada para pejabat akan pentingnya pengetatan pencegahan pandemi.
Pengetatan itu dikatakan merupakan tugas penting, tidak boleh dilonggarkan meski hanya sesaat. Selain itu Kim juga menekankan perlunya sarana material dan teknis. Sarana itu perlu untuk mencegah virus dan meningkatkan kualifikasi petugas.
Kepada masyarakat Korut, Kim sebelumnya telah mengingatkan untuk bersiap menghadapi pembatasan berkepanjangan. Seruan itu menunjukkan adanya kemungkinan pembatasan tetap dilakukan selama pandemi meski kondisi ekonomi dan pangan memburuk. Korut sejak awal pandemi COVID menerapkan pembatasan secara ketat, termasuk menutup perbatasan.
Perintah untuk bekerja lebih keras disampaikan Kim Jong Un setelah Korut menolak sumbangan sekitar 3 juta dosis vaksin buatan China. UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund/Dana Darurat Anak Internasional) Selasa 1 September mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Korut meminta vaksin-vaksin itu diberikan ke negara lain. (z/VOA)
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo
Donald Trump: Amerika akan Kembali Lebih Hebat
Prabowo Panggil Menteri KKP, Perintahkan Usut Tuntas Pagar Laut di Tangerang
AS-Jepang Rumuskan Pedoman Perluasan Pencegahan Terhadap Potensi Konflik









