
maiwanews – Fiat Inggris Senin 22 November menyampaikan hasil survei bekerja sama dengan OnePoll terhadap pengemudi dan pejalan kaki pengguna gawai. Survei dlakukan terhadap 2000 responden di Inggris.
Hasil survei menunjukkan, hampir sepertiga orang Inggris berusia 18 hingga 24 tahun mengaku terpaku pada gawai (gadget/ponsel) mereka ketika menyeberang jalan, meningkat menjadi 80 persen.
Survei itu juga menunjukkan 24 persen pengendara di Inggris membunyikan klakson terhadap pejalan kaki karena menyeberang jalan sambil menggunakan ponsel (telepon seluler). 23 persen pengendara mengerem mendadak dan 16 persen banting setir tiba-tiba.
Di London, 36 persen pengemudi membunyikan klakson, 37 persen mengerem mendadak, 28 persen banting setir, dan 24 persen menabran pejalan kaki.
Satu dari 4 pengendara di London menyatakan bahwa mereka harus menghubungi nomor telepon darurat 999 karena mereka telah menabrak pejalan kaki. Pejalan itu ditabrak saat menyeberang jalan sambil menggunakan ponsel.
Survei tersebut juga merinci kebiasaan penggunaan telepon terbaru di Inggris. Ditemukan rata-rata orang Inggris menghabiskan dua setengah jam di telepon mereka. Sementara khusus responden berusia 18 hingga 24 tahun, mereka menghabiskan empat jam sehari menggunakan gawai.
Penelitian Fiat itu menemukan bahwa aktifitas menggunakan ponsel oleh pejalan kaki menajdi bahaya dan harus diwaspadai. Karena itu 48 persen responden mengatakan mereka akan mendukung mengendarai mobil dengan teknologi otonom. Teknologi ini tersedia di mobil New all-electric Fiat 500.
Greg Taylor, Managing Director, Fiat UK (United Kingdom) mengatakan “Sangat mengkhawatirkan melihat begitu banyak pejalan kaki terlalu terganggu oleh ponsel mereka dan membahayakan diri mereka sendiri”. (*)
Prabowo & Li Qiang Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka
Pemkot Makassar, Berkomitmen Bangun Dermaga & Hadirkan 2 Kapal Penyeberangan di Pulau
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri Rapat Mediasi Dinas Pertanahan









