Sekelompok Perawat Iran Bertemu Ayatollah Khamenei di Teheran

maiwanews – Sekelompok perawat Iran dan keluarga tenaga kesehatan bertemu dengan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei di Teheran pada hari Minggu 12 Desember, bertepatan dengan hari perawat di negeri itu. Mereka keluarga martir, korban meninggal setelah pecahnya pandemi COVID-19 (Corona Virus 2019).

Pertemuan hari Minggu itu dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan di lingkungan Imam Khomeini Hussainiyyah Teheran. Dalam pertemuan itu Khamenei memuji perawat Iran atas pengorbanan mereka dalam perjuangan negara itu melawan pandemi virus corona di tengah sanksi. Sanksi itu mencegah Iran mendapatkan obat-obatan dan peralatan untuk memerangi virus.

Ayatollah Khamenei mengatakan sifat keperawatan pahit dan keras. Ia menjelaskan, sifat keperawatan itu adalah mengamati penderitaan pasien dan merawat mereka sepanjang waktu.

“Dalam beberapa saat, seperti periode Pertahanan Suci atau virus corona, kesulitan-kesulitan ini berlipat ganda”, tambah Pemimpin itu, merujuk pada perang 1980-1988.

Ayatollah Khamenei juga menyinggung tentang pengorbanan para perawat Iran, dengan mengatakan bahwa upaya mereka pantas dicatat melalui seni.

“Untuk menceritakan kesulitan pekerjaan perawat, kami kekurangan produksi artistik. Ini memiliki tema artistik atau dalam bahasa seni, mereka memiliki tema dramatis. Mereka dapat digunakan untuk membuat program seni yang menarik. Seniman harus datang ke arena,”, kata Ayatollah Khamenei. (Tasnim/hiu)