AL Iran, China, Rusia akan Melakukan Latihan Militer Bersama

20191230-latihan-perang-iran-china-rusia
Latihan militer bersama AL Iran, Rusia, dan China selama tiga hari, 27-29 Desember 2019. Foto-foto latihan di Samudra Hindia dan Teluk Oman dipublikasikan Senin, 30 Desember 2019.

maiwanews – Iran, Rusia, China berencana menggelar latihan militer Angkatan Laut bersama. Kantor pers Armada Pasifik Rusia mengumumkan, AL Armada Pasifik telah berlabuh di pelabuhan Chabahar di Iran. Armada itu terdiri dari kapal penjelajah rudal Varyag Guards Order of Nakhimov, kapal perang anti-kapal selam besar Admiral Tributs, dan kapal tanker laut besar Boris Butoma.

Pada pengumuman hari Selasa (18/01/2022) itu disebutkan, delegasi resmi Angkatan Laut (AL) Rusia akan ambil bagiak dalam konferensi di pelabuhan tersebut. Konferensi itu terkait perencanaan untuk mengadakan latihan angkatan laut bersama kapal-kapal tempur Rusia, Iran, dan China.

Kapal Angkatan Laut Rusia juga akan mengisi pasokan makanan, air bersih, dan bahan bakar di pelabuhan. Kantor pers Armada Pasifik Rusia menambahkan, gugus tugas Angkatan Laut Armada Pasifik berangkat dari Vladivostok dan memulai pengerahan jarak jauhnya beberapa hari sebelum tahun baru 2022.

Selama penempatan jangka panjang mereka, kapal Angkatan Laut Rusia dijadwalkan untuk singgah di pelabuhan beberapa negara bagian, termasuk Republik Seychelles. Panggilan pelabuhan itu akan menandai 105 tahun sejak kapal penjelajah lapis baja Angkatan Laut Kekaisaran Rusia Varyag mengunjungi Port Victoria di Kepulauan Seychelles.

Selama penyebaran jarak jauh, gugus tugas angkatan laut Rusia akan mengadakan latihan terjadwal, termasuk manuver internasional sebagai bagian dari kelompok kapal tempur di berbagai bagian Samudra.

Latihan militer ketiga negara sebelumnya pernah digelar pada Desember tahun 2019 lalu. Latihan bernama Sabuk Keamanan Laut (Marine Security Belt) berlangsung selama 3 sejak tanggal 27 hingga 29.(Tasnim/z)