AS Siapkan Pasukan, Antisipasi Invasi Rusia atas Ukraina

20220127-john-kirby
Sekretaris pers Dephan AS, John Kirby, dalam konferensi pers di Pentagon, Washington, D.C.. Kamis, 27 Januari 2022.

maiwanews – Amerika Serikat mempersiapkan pasukan sebagai antisipasi jika Rusia benar-benar menyerang Ukraina. Dephan AS (Departemen Pertahanan Amerika Serikat) menyebutkan, 8500 tentara dari berbagai unit militer berada dalam kesiapan tinggi.

Sekretaris Pers Dephan AS John F Kirby dalam konferensi pers menyampaikan, Menhan (Menteri Pertahanan) Lloyd J Austin III telah menempatkan unit-unit militer. Pasukan itu siap dikerahkan jika dugaan invasi Rusia atas Ukraina benar-benar terjadi. Unit-unit itu juga telah diberi nama.

Dalam konferensi pers hari Jumat dini hari (28/01/2022) WIB atau Kamis (27/01/2022) waktu setempat, Kirby mengungkapkan, unit-unit itu termasuk elemen Divisi Lintas Udara ke-82. Elemen ini berbasis di Fort Bragg, North Carolina. Unit lainnya adalah unsur Korps Lintas Udara ke-18, juga berbasis di Fort Bragg.

Kirby menambahkan, ada juga beberapa elemen dari Fort Campbell Kentucky, Divisi Lintas Udara 101, dan dari Fort Carson Colorado, serta elemen Divisi Infanteri Keempat.

Unit-unit militer itu termasuk dukungan medis, dukungan penerbangan, dukungan logistik, dan formasi tempur. Kirby menekankan bahwa pasukan ini berada pada kesiapan tinggi untuk dikerahkan, dan belum diaktifkan.

Sebagian besar pasukan itu sebenarnya didedikasikan untuk Pasukan Respons (Response Force) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO). Pasukan NATO itu merupakan kekuatan multinasional, mereka sangat siap dan berteknologi maju, terdiri dari komponen darat, udara, maritim, dan Pasukan Operasi Khusus.

“Kami masih percaya ada waktu dan ruang untuk diplomasi”, kata Kirby tentang mengakhiri ketegangan di kawasan antara Rusia dan Ukraina. “Namun sejauh ini, belum mencapai hasil sebagaimana diinginkan masyarakat internasional”.

Adapun penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina, Amerika Serikat terus melihat, termasuk dalam 24 jam terakhir, lebih banyak akumulasi pasukan tempur kredibel dikerahkan oleh Rusia di bagian Barat negara mereka dan di Belarus. (hiu)