Chandra Tidak Pernah Membaca Buku OC Kaligis

buku oc kaligismaiwanews – Upaya pengacara Anggodo Widjojo, Otto Cornelis (OC) Kaligis mendapatkan kebenaran hukum atas buku yang diterbitkannya, “Korupsi Bibit & Chandra” kandas setelah Chandra mengatakan bahwa ia tidak pernah membaca buku itu.

OC Kaligis mencecar Chandra dengan pertanyaan dengan menggunakan buku karangannya. Salah satu pertanyaan Kaligis adalah, pernahkan saudara saksi (Chandra) menggugat atau membantah isi buku “Korupsi Bibit & Chandra.”

Jawaban Chandra yang mengatakan bahwa ia tidak pernah membaca buku itu menghentikan “upaya” Kaligis mencari pembenaran hukum atas bukunya. Meski Kaligis berusaha meyakinkan bahwa ia telah mengirim buku itu dan ada bukti penerimaannya, Chandra tetap bersikeras bahwa ia tidak menerimanya.

Buku itu menurut Chandra hanya sampai di tangan biro hukum KPK, dan ia sebagai pimpinan KPK, Chandra mengaku tidak boleh menerima barang apapun dan dari siapapun, termasuk buku itu.

“Tapi saya tidak boleh menerima apa pun, termasuk buku,” ucap Chandra yang dihadirkan sebagai saksi atas tersangka Anggodo Widjojo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2010.

Jawaban itu sekaligus menjawab “pertanyaan” Kaligis mengapa Bibit dan Chandra selama ini tidak melakukan gugatan atau membantah isi buku Kaligis yang di dalamnya memuat tentang tudingan korupsi yang dilakukan keduanya.

Setelah diskors untuk istirahat, sidang yang dipimpin Hakim Tjokorda Rai Suamba, dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lain, wakil ketua KPK, Bibit Samad Rianto.