Sekjen NATO dan PM Georgia Diskusikan Penguatan Hubungan

20240222-jens-stoltenberg-irakli-kobakhidze-konpers-brussels-pub21feb2024lokal
Konferensi pers bersama Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg (kanan), dengan Perdana Menteri Georgia, Irakli Kobakhidze, di Brussels hari Rabu, 21 Februari 2024, waktu setempat. (Foto: NATO)

maiwanews – Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, hari Rabu melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Georgia Irakli Kobakhidze di Brussels.

Keduanya membahas lebih lanjut penguatan kemitraan lama aliansi dengan Georgia serta masalah keamanan regional. Demikian disampaikan pihak NATO (North Atlantic Treaty Organization/Pakta Pertahanan Atlantik Utara) hari Kamis, 22 Februari 2024 waktu Indonesia.

Sekjen (Sekretaris Jenderal) NATO menekankan bahwa Georgia adalah mitra dekat. Ia juga menegaskan kembali dukungan penuh NATO untuk kedaulatan dan integritas teritorial Georgia.

“NATO terus meminta Rusia untuk mengakui wilayah Georgia sebagai negara merdeka”, ungkap Sekjen Stoltenberg di Brussels hari Rabu, 21 Februari 2024 waktu setempat. Ia menambahkan, setiap ancaman oleh Rusia terhadap wilayah Georgia tidak dapat diterima.

Menjelang pertemuan Komisi NATO-Georgia, Sekjen Stoltenberg juga memuji Georgia karena menampung ribuan pengungsi Ukraina dan memberikan dukungan kemanusiaan dan keuangan kepada Ukraina.

NATO meningkatkan kerjasamanya dengan Georgia di bidang-bidang seperti manajemen krisis, keamanan siber, teknik militer, dan komunikasi secara aman.

Sekjen Stoltenberg mendesak Georgia untuk melanjutkan dan meningkatkan reformasi domestik dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis di jalurnya menuju keanggotaan penuh dalam keluarga Euro-Atlantik.

“NATO akan terus berdiri di sisi Anda saat Anda berupaya memenuhi aspirasi itu”, tegas Sekjen Stoltenberg. (z/NATO)