
maiwanews – Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris terus menggalang dana untuk pencalonan Presiden Joe Biden sebagai calon presiden. Penggalangan dana dilakukan di tengah desakan internal Partai Demokrat dan para donor utama agar Presiden Biden mundur dari pencalonan.
Salah satu kegiatan penggalangan dana berlangsung di Massachusetts hari Sabtu, 20 Juli 2024, waktu setempat. Pada kesempatan itu, Wapres (Wakil Presiden) Harris menyuarakan dukungan untuk pencalonan kembali Presiden Biden.
“Kita akan memenangkan pemilu ini”, ungkap Wapres Harris. Ia mengakui tidak akan mudah, tetapi mencoba meyakinkan bahwa segala sesuatu membutuhkan kerja keras.
Acara penggalangan dana tersebut dihadiri oleh 1.000 orang dan berhasil mengumpulkan lebih dari $2 juta, menurut pembawa acara, Bryan Rafanelli. Ia merupakan seorang perencana pernikahan selebritas. Beberapa selebritas dan penyanyi dijadwalkan hadir antara lain Jennifer Coolidge, Billy Porter, dan Darren Criss.
Sehari sebelumnya, Presiden Biden dan timnya berkomitmen untuk terus melanjutkan kampanye pilpres (Pemilihan Presiden) melawan kandidat Partai Republik Donald Trump, meskipun para donor utama menyatakan keberatan untuk menggelontorkan dana kembali kecuali presiden berusia 81 tahun itu mundur.
Harris akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian menyusul krisis kepercayaan terhadap kemampuan Biden memenangkan pemilu (Pemilihan Umum) pada 5 November nanti. Banyak pihak beranggapan Harris adalah sosok tepat sebagai calon pengganti utama jika Presiden Biden memutuskan mundur.
Penggalangan dana oleh Harris semakin menarik minat para donor, mereka ingin menunjukkan kesediaan untuk mendukung upaya Wapres Harris menuju Gedung Putih, menurut tiga penggalang dana dari Partai Demokrat. (z/Direct USAGM/VOA/ah/ft)
Peringatan Hari Kartini 2025 di Sulsel: Seruan untuk Perempuan Terus Berkarya
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan
Panglima TNI dan Kapolri Terima Ransus Maung Buatan Pindad dari Menhan
Militer AS Uji Terbang Rudal Serang Presisi Buatan Lockheed Martin
Sekutu AS Harus Berbuat Lebih Banyak untuk Pertahankan Eropa, Kata Pete Hegseth









