Zelenskyy dan Merz Bahas Bantuan Militer dan Langkah-Langkah Mewujudkan Perdamaian

20241210-volodymyr-zelenskyy-friedrich-merz-di-kyiv-9sep2024lt
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) berjabat tangan dengan pemimpin faksi oposisi Jerman Friedrich Merz (kanan) dalam pertemuan di Kyiv hari Senin, 9 September 2024, waktu setempat. (Foto: Kantor Kepresidenan Ukraina)

maiwanews – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Kyiv hari Senin 9 Desember 2024, waktu setempat, menerima kunjungan Ketua partai Persatuan Demokratik Kristen dan Pemimpin faksi oposisi CDU/CSU di Bundestag Jerman, Friedrich Merz.

CDU adalah singkatan dari Christian Democratic Union, sementara CSU merupakan singkatan dari Christian Social Union.

Pada pertemuan itu, keduanya membahas bantuan militer dan langkah-langkah mewujudkan perdamaina secara adil di wilayah Ukraina. Diketahui saat ini Ukraina sedang berperang menghadapi Rusia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda. Bantuan Jerman sangat serius – terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat”, ungkap Presiden Zelenskyy dalam pertemuan itu.

Menurut Presiden Zelenskyy, secara total, dukungan finansial untuk tentara Ukraina, bersama dengan bantuan kemanusiaan, berjumlah sekitar 37 miliar euro. Ukraina dikatakan sangat berterima kasih atas hal ini.

“Kami percaya bahwa bantuan ini tidak akan berhenti, dan bahwa Jerman akan terus mendukung Ukraina. Kami menantikan tindakan lebih kuat dari Jerman dan lebih tegas dari Anda secara pribadi”, kata Presiden Zelenskyy.

Presiden memuji hubungan persahabatan antara Ukraina dan Republik Federal Jerman. Hal itu khususnya dibuktikan dengan negosiasi baru-baru ini dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Kyiv dan pertemuan dengan Presiden Frank-Walter Steinmeier di Paris.

Keduanya juga membahas membahas peningkatan pendanaan untuk bantuan militer ke Ukraina pada tahun mendatang. Bantuan ini sangat penting untuk melindungi nyawa di Ukraina. Negara ini menghadapi serangan Rusia setiap hari, dan setiap tindakan dukungan menyelamatkan nyawa. Peningkatan bantuan juga secara langsung memperkuat posisi Ukraina dalam mencapai perdamaian adil dan abadi. (z/Kantor Kepresidenan Ukraina)