maiwanews – Mabes Polri membantah telah menyusupkan anggotanya ke dalam jaringan teroris. Ditegaskan kembali bahwa Sufyan Tsauri adalah desertir Brimob yang ikut dalam jaringan teroris karena direkrut.
“Ini sudah saya katakan tidak ada titipan polisi. Saya jelaskan Sufyan Tsauri itu anggota Sabhara Polres Depok, pernah bertugas di Aceh dan menikah dengan perempuan Aceh. Selama tugas tidak pernah masuk, diproses, dipecat,” kata Edward di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis, 12 Agustus 2010.
Hal itu dikatakan Kadivhumas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menjawab tudingan bahwa Sufyan Tsauri adalah seorang intel polisi yang sengaja disusupkan ke jaringan teroris di Aceh.
Edward menjelaskan kembali bahwa Sufyan direkrut terpidana kasus bom Cimanggis Oman Abdurahman, sementara Oman merupakan orang yang merekrut Yuli Darsono di Sukamiskin.
Edward sekaligus mengulangi pembearannya bahwa dua anggota Polri terlibat troris. “Benar ada mantan anggota Polri dan 2 anggota Polri aktif yang ikut serta dalam kasus ini. Nanti ikuti prosesnya,” kata Edward.
Sebelumnya Edward membenarkan bahwa dua orang anggota Polri yakni Briptu Tatang dan Bripda Edi terlibat teroris Aceh setelah berhasil direkrut Sufyan.
Bareskrim Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah Berdasarkan Uji Forensik
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand
Kasal TNI AL tinjau Program Ketahanan Pangan di Takallar
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo









