Agung Laksono Sesalkan Rotasi Tiga Pendukungnya di DPR

agung-laksono-pidato-maiwanewsmaiwanews – Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menyesalkan rotasi yang dilakukan Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) terhadap tiga pendukungnya di DPR.

Agung Laksono berpendapat, rotasi anggota DPR tanpa pemberitahuan dan kejelasan, merupakan pelanggaran terhadap tata tertib anggota Dewan.

“(rotasi) ini benar-benar pelanggaran tata tertib,” kata Agung Laksono saat menggelar jumpa pers, di Kantor DPP Golkar Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2015).

Agung Laksono menceritakan, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar versi Munas Ancol Zainuddin Amali yang ditempatkan di Komisi III DPR RI bersama dua anggota Fraksi Golkar lainnya yakni Adies Kadir dan Yayat Biaro.

Zainuddin Amali dan Yayat Biaro dirotasi ke Komisi VIII yang membidangi kesejahteraan dan agama , sementara Adies Kadir dipindahkan ke Komisi IX yang membidangi kesehatan.

Tindakan rotasi ini kata Agung, sangat tidak bertanggungjawab dan mencederai demokrasi. Karenanya Agung memprotes keras tindakan kubu Ical itu dan mendesak agar mereka segera dikembalikan ke tempat masing-masing.

Posisi yang ditinggalkan ketiga loyalis Agung tersebut diisi oleh loyalis Ical masing-masing Ahmadi Noor Supit, Kahar Muzakir, dan Mukhamad Misbakun.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Golongan Karya pimpinan Aburizal Bakrie (Ical), Bambang Soesatyo mengaku sebagai pihak yang menggeser tiga loyalis Agung Laksono itu dari Komisi III DPR. Ia meminta Zainudin Amali, Yayat Biaro dan Adies Kadir tidak mendramatisir rotasi anggota fraksi ini.

Bambang mengaku, dirinya mendengar ada anggota fraksi partai Golkar yang kebingungan dan bertanya-tanya namanya tidak ada di komisi manapun. “Menurut saya, hal itu tidak perlu didramatisir. Karena nama mereka ada di komisi yang lain,” kata Bambang Soasatyo kepada wartawan, Rabu (8/4/2015).