
MaiwaNews – Seorang aktivis lingkungan terkemuka Tibet, Rinchen Samdrup, dijatuhi vonis 5 tahun penjara oleh pengadilan Tiongkok atas tuduhan menghasut warga Tibet untuk lepas dari China dan memuat artikel pro Dalai Lama di situsnya. Dalam pengadilan Samdrup menolak tuduhan tersebut dan mengaku tidak bersalah.
Bersama adik bungsunya, Chime Namgyal, Samdrup ditangkap Agustus lalu karena menuduh pejabat di Tibet Timur memburu dan menangkap binatang-binatang langka. Selain Samdrup dan Chime Namgyal, satu lagi saudara mereka, Karma Samdrup, juga ditahan pihak berwenang atas tuduhan perdagangan barang antik hasil jarahan.
Atas penangkapan tersebut, Human Rights Watch yang berbasis di Amerika meminta pihak berwenang Tiongkok untuk membebaskan Samdrup. Rinchen Samdrup adalah seorang aktivis yang getol mengkampanyekan peduli lingkungan.









