
maiwanews – Amerika Serikat melalui utusan perdamaian Zalmay Khalilzad dan sebuah delegasi tingkat tinggi Minggu 6 Juni melakukan pertemuan dengan para pemimpin Afghanistan di Kabul. Mereka membahas kerja sama bilateral pasca penarikan pasukan koalisi paling lambat 11 September.
Salah seorang juru bicara Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Minggu 6 Juni menyatakan pembicaraan itu menitikberatkan pada tiga sektor, yaitu: pertahanan, ekonomi, dan bantuan kemanusiaan.
Utusan Amerika Serikat (AS) kepada Ashraf Ghani menyampaikan bahwa Afghanistan akan diberi bantuan dana sebesar $3,3 miliar per tahun selama dua tahun. Dana itu untuk membantu Afghanistan dalam melawan pasukan Taliban.
Selama ini dukungan udara Amerika Serikat memberi kontribusi cukup besar dalam upaya Afghanistan memerangi Taliban. Namun pemerintah Afghanistan meyakini mampu menghadapi kelompok anti pemerintah tanpa bantuan milter asing.
Komando Pusat (Central Command/Centcom) Amerika Serikat 1 Juni lalu melaporkan bahwa proses penarikan pasukan AS dari Afghanistan telah mencapai antara 30-44 persen. Dengan alasan untuk keamanan operasional, Centcom tidak memberi informasi detail selain kisaran perkiraan persentase.
Sejak penarikan pasukan asing dari Afghanistan dimulai bulan lalu, serangan Taliban semakin gencar hingga mampu merebut sembilan distrik, enam diantaranya direbut dalam sepekan terakhir. (VOA/Centcom)
Putin-Lukashenko Bahas Kerja Sama Strategis dalam Pertemuan di Volgograd
AS-Rusia Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 38 Pati
Prabowo dan Airlangga Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional
Pemuda Tani Barru Jalin Kerja Sama dengan Produsen Pupuk Organik ZAQ









