Banjir Bandang di Sulawesi Utara, 13 Meninggal dan 2 Hilang

maiwanews – Banjir bandang yang luar biasa yang disertai longsor yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu (15/1), menyebabkan 13 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya dinyatakan hilang.

Menurut informasi dari Badan Nasinal Penanggulangan Bencana (BNPB), 5 orang tewas di Kota Manado, 1 orang hanyut belum ditemukan bernama Veber Sony Lowing, 5 tewas di Kota Tomohon, 3 orang tewas, 1 orang hilang bernama Niko (54), dan 1 orang luka berat di Minahasa.

Banjir terjadi di 6 kabupaten/kota di Sulut secara bersamaan, yaitu Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Kepulauan Sangihe.

Selain korban tewas, hilang dan luka, banjir juga menyebabkan 3 desa di Kab Minahasa Utara dengan 1.000 jiwa, terisolir. Sementara di Kep Sangihe, bebeapa rumah tertimbun longsor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho pada Kamis (16/1/2014) mengatakan, diperkirakan 40 ribu warga mengungsi akibat musibah di awal tahun ini.