Bantuan Pertahanan AS ke Ukraina 2,7 Miliar Dolar Lebih

20210924-tentara-ukraina-latihan
Seorang tentara Ukraina dalam latihan Rapid Trident 2021 di Pusat Keamanan Penjaga Perdamaian Internasional dekat Yavoriv, Ukraina. Jumat, 24 September 2021.

maiwanews – Amerika Serikat telah menyalurkan bantuan pertahanan dan keamanan untuk Ukraina lebih dari 2,7 miliar dolar sejak tahun 2014. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Deplu AS (Departemen Luar Negeri Amerika Serikat) pada sebuah telekonferensi melalui telepon. Pihak Deplu AS meminta untuk tidak mempublikasikan identitas pejabat bersangkutan.

Pejabat senior Deplu AS itu mengungkapkan kepada wartawan di kantor Deplu AS bahwa pemerintah Amerika Serikat secara intens mengupayakan jalur diplomasi terkait ketegangan di perbatasan Rusia-Ukraina. Selain itu, Amerika Serikat memberi bantuan pertahanan dan keamanan bagi Ukraina.

Amerika Serikat dikatakan memberi bantuan pertahanan mematikan, amunisi kepada para pembela garis depan Ukraina. Pejabat tersebut hari Minggu (23/01/2022) mengatakan telah dikirim bantuan dengan total nilai $200 juta, tiba di Kiev pada tanggal 22 Januari.

Dalam beberapa pekan ke depan, akan ada lebih banyak lagi bantuan pertahanan dan keamanan tiba di Ukraina. Tahun lalu, Amerika Serikat telah memberikan lebih dari 650 juta dolar bantuan keamanan ke Ukraina.

Kebijakan bantuan pertahanan dikeluarkan menyusul dugaan adanya rencana invasi Rusia atas Ukraina. Amerika Serikat menuding Rusia menumpun pasukan di perbatasan dengan maksud melakukan invasi.

Atas dugaan itu, Presiden amerika Serikat Joe Biden mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, jika negara itu menginvasi Ukraina, konsekuensinya akan parah, dan Amerika Serikat akan memberikan materi pertahanan tambahan ke Ukraina.

Pejabat Rusia telah membantah tudingan aanya rencana invasi terhadap Ukraina. Salah satunya dinyatakan oleh Menlu (Menteri Luar Negeri) Rusia Sergey Lavrov hari Jumat (21/01/2022). Di hadapan wartawan Menlu Lavrov menyatakan, Rusia tidak pernah, di mana pun, tidak sekalipun mengancam rakyat Ukraina melalui perwakilan resminya. (z)