Biden: AS dan NATO tidak Punya Rudal di Ukraina

20220216-joe-biden-29-nov-2021
Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberikan sambutan kepada pers di Ruang Roosevelt Gedung Putih. Senin, 29 November 2021.

maiwanews – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menegaskan, baik negaranya maupun NATO tidak memiliki rudal di wilayah Ukraina. Pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan dengan Rusia.

Berbicara di Ruang Timur Gedung Putih, Presiden Biden mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) bukan ancaman bagi Rusia, Ukraina tidak mengancam Rusia. “Kami tidak menargetkan orang-orang Rusia. Kami tidak berusaha untuk mengacaukan Rusia”, ungkap Presiden Biden Rabu (16/02/2022) dini hari WIB atau Selasa waktu setempat.

Kepada warga Rusia, Presiden Biden menyampaikan, “Anda bukan musuh kami. Dan saya tidak percaya Anda menginginkan perang berdarah dan merusak melawan Ukraina, sebuah negara dan orang-orang di mana Anda berbagi ikatan keluarga, sejarah, dan budaya dengan begitu dalam”.

Mengomentari pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia terkait penarikan beberapa unit militer meninggalkan posisi mereka di dekat Ukraina, Presiden Biden menilai itu hal bagus. Tapi ia belum memverifikasi bahwa unit militer Rusia akan kembali ke pangkalan mereka.

“Analis kami menunjukkan bahwa mereka tetap berada dalam posisi mengancam”, ungkap Presiden Biden. Ia menambahkan, faktanya saat ini adalah, Rusia memiliki lebih dari 150 ribu pasukan mengepung Ukraina di Belarus dan di sepanjang perbatasan Ukraina.

Sebuah invasi tetap sangat mungkin terjadi, itu sebabnya Presiden Biden telah meminta beberapa kali agar semua orang Amerika di Ukraina segera meninggalkan tempat itu. Pemerintah Amerika Serikat untuk sementara memindahkan kedutaan dari Kiev (Kyiv) ke Lviv di Ukraina Barat, mendekati perbatasan Polandia. (hiu)