Biden ke Modi, Impor Energi Rusia tidak Menguntungkan India

20220412-joe-biden-4mar2022
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan sambutan pada pengumuman bersama Siemens tentang “Masa Depan Buatan Amerika”, Jumat, 4 Maret 2022, di Auditorium Pengadilan Selatan Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower di Gedung Putih.

maiwanews – Presiden Amerika Serikat Joe biden mengatakan impor energi dari Rusia tidak akan menguntungkan India. Negeri berjuluk Paman Sam juga mendorong India bersikap lebh tegas terhadap Rusia atas invasi ke Ukraina.

Hal itu disampaikan kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pembicaraan melalui panggilan video hari Senin (11/04/2022) waktu di Washington DC. Juru bicara gedung putih Jen Psaki mengatakan, pembicaraan itu berlangsung selama kurang lebi 1 jam.

Seorang pejabat Ameriksa Serikat menyebut perbincangan keduanya berlangsung hangat dan produkti. Presiden Biden hampir mengajukan permintaan konkret kepada PM (Perdana Menteri) Modi terkait impor energi dari Rusia.

Presiden Biden pada pembicaraan itu menyoroti kemitraan AS (Amerika Serikat) dengan India, kedua negara disebut akan melanjutkan konsultasi erat tentang pengelolaan dampak destabilisasi perang Rusia-Ukraina.

PM Modi pada kesempatannya menyampaikan rasa prihatin atas situasi di Ukraina, khususnya di Bucha. “Baru-baru ini, berita pembunuhan masyarakat sipil di Kota Bucha sangat mengkhawatirkan”, ungkap PM Modi. Ia menyatakan mengutuk dan meminta penyelidikan independen.

Sebelumnya, PM Modi telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada kesempatan itu ia menyarankan agar diadakan perundingan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

India memutuskan bersikap netral dalam hal konflik Rusia-Ukraina, sikap ini mengkhawatirkan Washington namun dipuji Moskow. India tidak menjatuhkan sanksi terhadap Rusia dan abstain dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) terkait penangguhan keanggotaan Rusia dari Dewan HAM (Hak Asasi Manusia) PBB. (hiu)