Ratusan demonstran turun ke jalan di Tunis, ibukota Tunisia Rabu 19 Januari 2011. Mereka menuntut sekutu Presiden terguling, Zine El Abidine Ben Ali, untuk segera mundur dari pemerintahan. Massa menyusuri jalan-jalan di Tunis sambil bernyanyi dan meneriakkan yel-yel menuntut penguasa mantan anggota partai RCD untuk mundur.
Mantan Presiden Zine El Abidine Ben Ali melarikan diri hari Jumat setelah berkuasa selama 23 tahun. Masyarakat Tunisia telah satu bulan menyuarakan desakan agar ia segera mundur, selain itu juga telah terjadi berbagai kerusuhan. Hal itu dipicu oleh meluasnya pengangguran dan harga pangan yang tinggi.
Senin lalu Kementerian Dalam Negeri Tunisia mengatakan bahwa 78 orang tewas dalam kekerasan sepanjang bulan. Sebelumnya pemerintah menyebutkan jumlah kematian sebanyak 23 orang. Perkiraan resmi menyebutkan korban tewas sekitar 100 orang.
Secara terpisah hari Rabu, lembaga kredit internasional Rating Moody’s Investors Service menurunkan peringkat Tunisia dari Baa2 ke Baa3. Lembaga Pemeringkat mengatakan downgrade itu karena ketidakstabilan dan perubahan saat ini untuk rezim politik. (voa)









