maiwanews – Letjen TNI (purn) Prabowo Subianto kembali menjadi ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2010-2015 setelah diplih secara aklamasi oleh peserta Musyawarah Nasional (Munas) HKTI.
Pemilihan secara aklamasi ini berlangsung menjelang pukul 22.00 Wita dalam Munas HKTI yang diselenggarakan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali, Selasa, 13 juli 2010.
Dalam pandangan umumnya, 32 Dari 33 Pengurus Provinsi HKTI memilih Prabowo. Tiga calon lainnya yakni mantan istri Prabowo yang juga wakil sekretaris Prtai Golkar, Titiek Soeharto, anggota DPR dari Demokrat Jafar Hafsah dan Osman Sapta Odang tak disebut.
Menurut Rahmat, satu Pengurus Provinsi (PP) dari 33 PP tidak hadir dalam Munas kali ini. “Dari 33 provinsi, 32 provinsi memilih Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum HKTI,” kata Sekretaris Jenderal HKTI demisioner, Rahmat Pambudi di likasi Munas.
Sebelum menyampaikan dukungan terhadap Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu untuk kembali memimpin HKTI, Pengurus Provinsi juga secara bulat menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban Prabowo periode sebelumnya.
Agenda Munas selanjutnya pada Rabu besok adalah pembentukan komisi, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, lalu pembentukan formatur kepengurusan 2010-2015.
Sebelumnya diberitakan, terjadi protes dari kubu Jafar Hafsah dan Oesman Sapta dalam hal penyelenggaraan Munas. Ketua Organizing Committee Munas Sutrisno Iwantono juga menyampaikan protes dengan keluar dari arena Munas.
Mereka menyatakan Munas tidak sah karena cacat prosedur, antara lain terdapat perwakilan daerah yang tidak memiliki surat undangan Munas.
Sebagai ketua Organizing Committee/OC (Panitia Pelaksana), Sutrisno juga merasa pekerjaannya tumpang tindih dengan Steering Committee/SC (Panitia Pengarah). Merasa protesnya tak digubris, ia lalu mengundurkan diri sebagai ketua OC.









