
maiwanews – Direktur CIA William Burns mengaku tidak tahu rencana militer Rusia terhadap Ukraina. Dalam pernyataannya, William Burns mengatakan tidak tahu apakah Presiden Rusia Vladimir Putin memutuskan akan menggunakan kekuatan militer atau tidak.
CIA adalah singkatan dari Central Intelligence Agency (Badan Intelijen Pusat), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat, bertugas memberikan pandangan intelijen tentang negara-negara asing dan isu-isu global kepada presiden, Dewan Keamanan Nasional, dan pembuat kebijakan lainnya untuk membantu mereka membuat keputusan keamanan nasional.
Meski mengaku tidak tahu rencana Presiden Putin, William Burns mengkonfirmasi bahwa Rusia meenmpatkan militer di dekat perbatasan dengan Ukraina. Menurutnya, pasukan Rusia berada di lokasi di mana mereka dapat bertindak sangat cepat.
Menanggapi pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina, Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana memperingatkan Presiden Putin akan konsekuensi ekonomi berat jika Rusia menginvasi Ukraina. Presiden Biden dijadwalkan melakukan pembicaraan melalui telepon video pada Selasa 7 Desember waktu Washington.
Peringatan serupa telah disampaikan Menlu (Menteri Luar Negeri) Amerika Serikat Antony Blinken di Stockholm Kamis 2 Desember. Ia mengatakan, Amerika Serikat akan merespon tindakan militer Rusia dengan tanggapan tegas, termasuk tindakan ekonomi berdampak tinggi. (VOA/hiu)
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Trump Ancam Sanksi Jika Rusia Enggan Rundingkan Ukraina
Walikota Makassar terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia oleh Purna Paskibraka Indonesia
Jubir Kemenlu Rusia Tanggapi Serangan Pesawat Nirawak Ukraina
Rosan: Investor Global Optimistis dengan Komitmen Indonesia terhadap Iklim Investasi









