Facebook Ditutup Karena Mark Zuckerberg Merasa Tertekan?

facebook_logoPendiri Facebook, Mark Zuckerberg, melalui konferensi pers di Palo Alto, Sabtu 8 Januari, yang dimuat Weekly World News mengumumkan akan menutup situs jejaring sosial tersebut.

Zuckerberg mengaku alasan ditutupnya Facebook karena ia merasa stres dan tertekan. “Facebook telah di luar kendali dan perusahaan ini telah membuat diriku stres dan menghancurkan hidupku. Aku harus mengakhiri semua kegilaan ini.” Tanpa Facebook orang-orang akan lebih sering pergi ke luar dan bergaul secara normal.

Vice President of Technical Affairs Facebook Avrat Humarthi menambahkan, rencananya Facebook akan ditutup mulai tanggal 15 Maret 2011, seluruh server Facebook akan dimatikan. Ia mengingatkan para pengguna untuk menyelamatkan semua gambar dan data sebelum akun tidak bisa diakses lagi.

Atas kabar tersebut beberapa pengguna FB marah, Denise Bradshaw, seorang pelajar di Indiana mengatakan “apa yang akan saya lakukan tanpa Facebook? Hidup saya berputar di sekitar Facebook. Saya bermain Facebook setidaknya 10 jam sehari. sekarang, apa yang akan saya lakukan selama waktu luang tersebut?”

Namun ada juga yang senang, Jon Guttari dari Detroit mengatakan dirinya senang karena mimpi buruk FB telah berakhir. Dengan begitu anaknya tidak lagi menghabiskan waktunya seharian di depan komputer.