maiwanews – Sebuah film tentang Nabi Muhammad menuai protes karena dinilai menghina Islam dan Rasulullah, potongan film telah diunggah di Youtube. Di Mesir dan Libya massa melakukan demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap film tersebut. Sekitar 2000 demonstran berkumpul di luar kedutaan Amerika di Kairo.
Salah satu kelompok demonstran yaitu Muslim Salafi, pernah melakukan demonstrasi politik saat pemerintah sebelumnya dijatuhkan. Sekelompok demonstran memanjat tembok dan menurunkan bendera Amerika menggantinya dengan spanduk Islam.
Saksi mata mengatakan demonstran berusaha menaikkan bendera hitam bertuliskan kalimat Syahadat Tidak Ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah untuk menggantikan bendera Amerika. Pejabat di kedutaan itu mengatakan selama insiden tidak ada tembakan dan kontak senjata.
Di negara tetangganya, Libya kerumunan orang berkumpul di luar konsulat Amerika di Benghazi dan membakar gedung itu sebagai protes atas film anti Islam tersebut. Tidak jelas apakah kedua insiden ini terkoordinasi. Protes itu bertepatan dengan peringatan serangan teroris 11 September di Amerika.
Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton menyatakan pihaknya menyesalkan tindakan pelecehan terhadap agama, namun ia juga mengecam tindakan kekerasan. (aso/VoA)









