maiwanews – Kementerian Komunikasi bekerjasama dengan Layanan Keamanan Federal (Federal Security Service/FSB) Rusia sedang menyelesaikan aturan berisi arahan kepada penyedia jasa internet untuk merekam komunikasi internet. Aturan ini telah digodok sejak beberapa bulan lalu.
Jika kebijakan ini diberlakukan, maka selama 12 terakhir penyedia layanan (provider) internet diharuskan merekam informasi yang melalui server mereka mulai 1 Juli 2014. Dengan kebijakan ini FSB bisa memonitor nomor telepon, alamat IP, entri pendaftaran, email jaringan sosial, dan informasi lainnya.
Sebuah harian Rusia, Kommersant Daily, mengaku telah mendapatkan surat dari salah satu perusahaan komunikasi raksasa, Vympelkom, kepada Kementerian Komunikasi dan Media Massa. Surat itu ditandatangani oleh Aleksey Rokotyan, direktur dukungan analisis dan hubungan dengan lembaga pemerintah. Dalam suratnya dikatakan instruksi merekam komunikasi internet bertentangan dengan konstitusi Rusia pasal 23, 24, dan 25.
Pasal-pasal tersebut dikatakan menjamin kerahasiaan komunikasi dan pencegahan pengumpulan dan perekaman informasi pribadi, kecuali atas perintah pengadilan. Surat itu juga menyebutkan penyedia layanan khawatir dengan adanya biaya tambahan jika kebijakan tersebut dipaksakan.
Sebenarnya semua penyedia layanan utama telah bekerjasama dengan FSB, server mereka telah terkoneksi ke fasilitas monitoring FSB. Tapi merekam data berukuran terabait membutuhkan biaya mahal, harus dilakukan penambahan penyimpanan data. Beberapa penyedia layanan kelas kecil tidak mampu menopang biayanya. Vympelkom memperkirakan dibutuhkan tambahan dana sebesar 100 dolar AS untuk kebutuhan tersebut. (R19/RT | Foto Ilustrasi oleh Oliver Belikan)
Vladimir Putin Pimpin Pertemuan Komisi Industri Militer Rusia
Menlu AS Beri Penghargaan Perempuan Pemberani Internasional 2025
Putin Hadiri Pameran dan Konferensi Internasional Perjalanan AI
AS Sebut Belum Ada Perubahan Signifikan Situasi Perang Rusia-Ukraina
AS Sanksi 2 Peretas Rusia dari Kelompok CARR









