Gempa Haiti Menewaskan Lebih 50.000 Orang

Gempa  yang mengguncang Haiti Selasa, 12/01/2010 lalu memporak porandakan sejumlah gedung seperti hotel dan markas PBB. Gempa yang berkekuatan 7 skala Richter itu, menelan korban cukup banyak, korban meniggal mencapai 50 ribu orang.

Tidak kurang dari 30 negara termasuk Indonesia telah mengirimkan bantuannya. Bantuan yang dikirim berupa helikopter, pesawat, alat berat, alat tranportasi dan kapal pengankut bantuan serta rumah sakit terapung. Barang bantuan yang dikirimkan juga berupa makanan seperti biskuit, air, selimut,  dan lain – lain. Semetara tenaga yang dikirimkan berupa tim SAR dan medis.

Proses pengiriman bantuan sedikit terhambat oleh karena padatnya penerbangan ke Haiti dan buruknya infrstruktur seperti jalan, bandara, dan pelabuhan. Toussaint L’Ouverture International Airport tidak mampu menampung lebih dari 60 penerbangan, keadaan makin sulit karena bahan bakar terbatas untuk penerbangan pulang.

Tim penyelamat telah melakukan tugas penyelamatan selama beberapa hari, sejumlah korban selamat telah ditemukan, termasuk seorang bocah yang berhasil diangkat dari puing – puing reruntuhan.

Gempa Haiti yang cukup dahsyat itu juga menghancurkan istana, namun presiden Haiti dikabarkan selamat, Sementara itu, lima warga negara Indonesia yang berada di Haiti juga selamat.