maiwanews – Hanya dihadiri sekitar 25 orang, aksi penandatanganan petisi bubarkan Front Pembela Islam (FPI) di arena Car Free Day pada Minggu (8/1/2017) berlangsung sepi.
Yunike Emy, koordinator petisi bubarkan FPI beralasan, sepinya peserta aksi ini mungkin disebabkan karena beberapa kawan lain yang sudah mendaftar masih dalam perjalanan atau sedang terjebak macet.
“Beberapa teman masih on the way (dalam perjalanan). Saat ini yang hadir sekitar 25 orang-an,” ujar Emy di kawasan patung kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu(8/1/2017).
Emy menjelaskan, acara yang disebutnya hanya spontanitas ini, sebenarnya yang sudah terdaftar sebanyak 50 orang. Dukungan terhadap petisi ditandai dengan membubuhkan penandatangan di atas spanduk warna putih ukuran 1×4 meter.
Dimulai sejak pukul 07.00 pagi WIB, petisi yang nampak sepi ini didukung tiga kelompok masa yakni Solidaritas Merah Putih, Aksi Barisan Relawan Basuki Djarot, dan Dukung Ahok Club.









