maiwanews – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa menolak permintaan pengunduran diri Anggito Abimanyu yang disampaikan dalam surat ke Setjen Depkeu 20 Mei 2010. Anggito menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu.
Permintaan mundur Anggito ditolak Hatta, dan Hatta meminta agar surat Anggito itu tidak terlalu dipersoalkan. “Pak Anggito masih diperlukan,” kata Hatta di Kementerian Keuangan, 20 Mei 2010.
Anggito mengajukan surat pengunduran diri setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan nama Menteri Keuangan, Agus Martowardojo dan Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati. Surat pengunduran diri itu telah sampai ke Setjen pada hari yang sama Presiden melantik Agus dan Anny.
Niat Anggito mengundurkan diri disebabkan karena rasa kecewa tidak diberitahu tentang pembatalan ia ditempatkan sebagai wakil Menkeu. Seperti diketahui, Anggito telah menunggu kepastian nasibnya selama enam bulan sejak namanya disinggung sebagai wakil Menkeu. Namun, setelah enam bulan berjalan, ternyata Presiden menunjuk Anny sebagai wakil Menkeu, itupun tanpa pemberitahuan kepada Anggito.
“Enam bulan kemarin kan saya seharusnya dinobatkan jadi wamenkeu, tetapi kan belum ada kepastian sampai sekarang. Karena sekarang sudah ada wamenkeu definitif, saya punya pilihan kembali ke UGM (Universitas Gadjah Mada) di Jogja,” kata Anggito di tempat yang sama, 20 Mei 2010.
Anggito juga mengaku kecewa dengan beredarnya isu-isu di sekitar dia. Anggito mengaku tidak senang dikait-kaitkan dengan partai politik. “Apakah itu dengan Golkar, apakah dengan PAN, itu sama sekali tidak ada. Itu yang membuat saya sedih. Itu fitnah,” katanya.
Namun Hatta membantah pembatalan Anggito Abimanyu sebagai Wamenkeu karena alasan politis. Menurutnya, Presiden memilih Wamenkeu karena pertimbangan kompetensi.
“Tidak ada urusan politik sama sekali,” ujar Hatta yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional. “Ketika Presiden memilih Anny sebagai Wamenkeu ini soal memilih yang bagus-bagus, itu saja,” kata H
Lantamal VI, Palu Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar
Danlantamal VI Tinjau Kesiapan Personel Gabungan Pengamanan Hari May Day
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Fatmawati Rusdi Tekankan Pendekatan Humanis Satpol PP
Prabowo Lawatan ke Kawasan Timur Tengah dan Turki









