maiwanews – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Ali Akbar Salehi, hari Senin waktu setempat mengatakan Iran menyerukan dilakukan pemulihan perdamaian jangka panjang di Suriah. Pernyataan Menlu Salehi disampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Kementerian Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov.
Dalam pertemuan itu Menlu Salehi juga mengatakan bahwa mengacu pada hubungan baik antara Iran dan Rusia, saling kunjung antara pejabat kedua negara akan berdampak pada ekspansi dan penguatan kerjasama internasional.
Menlu Salehi tidak lupa menyampaikan harapannya agar kekuatan Rusia dan independensi Iran akan membantu menyelesaikan krisis regional. Terkait krisis Suriah, Iran dikatakan merasa bertanggung jawab untuk melakukan upaya-upaya kemanusiaan demi membendung pertumpahan darah di negeri itu. Perundingan damai antara pemerintah Suriah dengan opisisi disebut sebagai satu-satunya pilihan untuk menghentikan pertumpahan darah.
Utusan Rusia pada pertemuan tersebut menyampaikan salam dari Menteri Luar Negeri Rusia pada Salehi dan memuji kesuksesan dalam penyelenggaraan KTT Gerakan Non-Blok (NAM) di Teheran. Pada perkembangan terakhir di Timur Tengah dan wilayah Suriah pada khususnya, pandangan konstruktif Iran dan upaya perdamaian dinilai sebagai hal terpenting.
Dikatakan pula bahwa gencatan senjata di Suriah sebagaimana diusulkan oleh Brahimi akan menjadi positif dan konstruktif, upaya tersebut akan mendapat dukungan Moskow. (aso/Irna)









