Iran Tegaskan Era Minyak Murah Segera Berakhir

maiwanews – Menteri perminyakan Iran, Rostam Qasemi, mengatakan era minyak murah segera berakhir, dia memprediksi kedepan harga minyak akan terus meningkat. Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Mehr, dia mengekspresikan kepuasannya terhadap harga minyak sekarang. Ia menganggap harga sekarang sudah adil.

Saat ini harga minyak berada pada kisaran 100-108 dolar AS per barrel, Qasemi memperkirakan harga tersebut akan naik. Pada bulan Juli, Qassemi mengumumkan tidak diperlukan lagi pertemuan darurat oleh organisasi negara pengekspor minyak sejalan dengan naiknya harga minyak di atas 100 dular per barel.

Bulan Oktober Qasemi mengancam, Iran bisa saja menghhentikan ekspor minyak jika Barat memperketat sanksi terhadap Teheran. Iran mempunyai Rencana B dalam strategi bertahan hidup tanpa pemasukan dari minyak. “Kami telah mempersiapkan sebuah rencana untuk menjalankan negara tanpa pemasukan dari minyak”, kata Qasemi. Sejauh ini, menurutnya, selama ini Iran belum menghadapi masalah serius, tapi jika sanksi diperbaharui, pihaknya akan menjalankan Rencana B.

“Jika kamu terus menjatuhkan sanksi, kami akan mengurangi ekspor minyak ke penjuru dunia, kami berharap ini tidak terjadi, karena masyarakat akan menderita”, ujar Qasemi. Hilangnya minyak Iran di pasaran akan mendorong naiknya harga minyak. (z/MNA)