Jemput Jamaah Haji, Garuda Juga Telat 5 Jam

anandamaiwanews – Kekacauan jadawal penerbangan Garuda rupanya tidak hanya terjadi di penerbangan dalam negeri. Untuk penerbangan penjemputan Jemaah Haji di Jeddah, Arab Saudi, juga mengalami masalah yang keterlambatan.

Menurut salah seorang Jamaah, pesawat yang akan menjempur Jamaah Haji di Jeddah yang seharusnya mengangkut penumpang jamaah pukul 15.300, baru tiba di Bandara King Abdul Azis (KAA) pada pukul 21.00 waktu setempat.

Setiba di Bandara King Abdul Azis, pesawat  dengan nomor penerbangan GA 9218 tersebut, juga ternyata harus mengantri lagi untuk masuk ke parkir Bandara karena padatnya penerbangan dari seluruh dunia yang akan menjemput Jamaah Haji dari seluruh dunia dalam waktu yang bersamaan.

Akibatnya, para Jamaah Haji makin lama terlantar karena pesawat Garuda harus mengantri lagi dari pukul 21.00 hingga sekitar pukul 03.00 waktu Jeddah untuk masuk ke parkir Bandara ditambah proses boarding yang juga memakan waktu sekitar 3 jam.

Para Jamaah Haji yang terdiri dari beberapa Jamaah ONH Plus dari seluruh Indonesia itu akhirnya harus terlantar di Bandara King Abdul Azis selama 14 jam tanpa diberi minum maupun makan, baik dari Garuda ataupun pihak Bandara KAA.

“Terlantar di Bandara, tidak diberi minum, tidak diberi makan, dan tidak diberi tikar (untuk baring-red),” kata salah seorang Jamaah yang minta identitasnya tidak ditulis kepada maiwanews di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Senin, 22 November 2010.

Para Jamaah tersebut mengeluhkan tidak adanya penjelasan dari otoritas Bandara maupun pihak Garuda tentang alasan keterlambatan serta kepastian berapa lama lagi mereka harus menunggu di Bandara KAA, membuat masa menunggu makin membosankan.

Pesawat Garuda jenis Boeing 747-400 dengan kapasitas penumpang 200 orang itu baru terbang meninggalkan Bandara Jeddah pada sekitar pukul 05.30 waktu setempat menuju Bandara Soekaro Hatta Cengkareng.