maiwanews – Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) berjanji memberdayakan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di wilayah Ibukota Jakarta. Jokowi akan memberi ruang kepada PKL untuk meraih rezeki berdampingan dengan pedagang besar.
Jokowi menyampaikan hal itu saat bertemu dengan solidaritas juru parkir, pedagang kaki lima, pengusaha dan karyawan Gajah Mada Hayam Wuruk Glodok (Sojupek) di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Minggu 1 April 2012.
Jokowi mengakui, keberadaan PKL merupakan fakta ekonomi rakyat, karena itu perlu diberi fasilitas. “Kalau mal diberi ruang, mestinya PKL juga diberi ruang untuk diberi rezeki,” kata Jokowi.
Bentuk ruang yang dimaksud Jokowi adalah membangun shelter dan tempat khusus pedagang kaki lima yang pusatnya akan didirikan di wilayah yang masih tersedia tempat seperti Jakarta Utara dan Jakarta Timur.
Selain berjanji memberi ruang, Jokowi juga berjanji tidak akan ada lagi pungutan liar dan penggusuran dagangan terhadap PKL. “Saya berani jamin, tidak akan ada pungutan liar kepada PKL,” kata Walikota Solo yakin.
Dalam Pilkada DKI 2012, Jokowi maju sebagai calon Gubernur DKI berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Keduanya diusung oleh PDI Perjuangan dan Gerindra.
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan
Prabowo Subianto Sambut Kedatangan Presiden Erdogan di Bandara Halim









