
maiwanews – Presiden Joko Widodo menggelar panggilan video dengan Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, dan tim INASAR di Turki. Tim INASAR dengan kekuatan 48 personel dan 2 anjing pelacak berada di Turki untuk misi kemanusiaan pasca gempa.
Gempa dahsyat berpusat di Pazarcık terjadi pada Senin (06/02/2023) pukul 04.17 pagi waktu setempat dengan Magnitudo 7,7 menurut analisis tensor momen. Satu gempa lainnya berpusat Elbistan, terjadi pada pukul 01.24 sore dengan kekuatan Magnitudo 7,6. Terkait kekuatan gempa ini, USGS (US Geological Survey) menyebutkan mencapai 7,8 skala Richter.
Pada panggilan video hari Kamis (16/02/2023), Presiden Jokowi (Joko Widodo) menanyakan kondisi terkini di Turki. Dari Pusat Komando (Command Center) Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) di Jakarta, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, melalui panggilan telepon.
Presiden Erdogan dikatakan mengapresisiasi kerja cepat tim INASAR (Indonesia Search and Rescue). “Beliau menyampaikan apresiasi karena kita dianggap cepat”, kata Presiden Jokowi dalam panggilan video tersebut.
Sebelumnya, Selasa 14 Februari, Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan telah dikirim sejak 11 Februari lalu, kemudian disusul dengan bantuan kloter dua pada 13 Februari. Berikutnya, masih akan dikirimkan bantuan bahan pangan, peralatan, dan kebutuhan lainnya. (z/BPMI Setpres)









