Ka BIN: Penempatan Pasukan AS di Darwin Tak Ganggu NKRI

marinir-asmaiwanews – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman yakin, penempatan 2500 pasukan marinir Amerika Serikat (AS) di Darwin Australia, tidak bertujuan untuk mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita harus yakin, itu (penempatan 2500 pasukan AS di Darwin Australia) tidak akan mengganggu (kedaulatan) NKRI,” ungkap Marciano Norman di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa 29 November 2011.

Menurut Marciano, penempatan pasukan AS di daerah yang hanya berjarak sekitar 800 kilometer dari dilayah Indonesia itu, dimaksudkan untuk kepentingan kemanusiaan serta bantuan penanggulangan bencana.

Jenderal berbintang tiga itu juga mengajak semua untuk menyikapi kehadiran marinir itu secara positif. Apalagi menurtnya, Presiden SBY juga telah menyampaikan pandangannya bahwa sikap AS dan Australia itu harus dihormati.

Sejumlah kalangan di tanah air mencurigai penempatan pasukan AS dalam jumlah cukup besar di negeri Kanguru itu terkait dengan kondisi terakhir yang terjadi di Papua. Apalagi, jaraknya cukup dekat dengan wilayah Indonesia/Papua.

Kecurigaan itu tentu saja dibantah oleh pemerintah AS. Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Scot Marciel mengatakan, kekhawatiran itu tidak berdasar.