Kemdikbud Gelar Workshop di Empat Kota

maiwanews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggelar Workshop Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah nyata Kemdikbud dalam upaya menuju zona bebas korupsi, utamanya dalam dunia pendidikan.

Workshop akan dilaksanakan di empat kota, masing-masing adalah Yogyakarta, Medan, Makassar, dan Palembang. Di Yogyakarta, workshop mulai dilaksanakan pada 21-13 Nopember 2012 diikuti unsur-unsur di lingkungan Kemdikbud. Acara ini dibuka Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar.

Dalam kesempatan tersebut Haryono Umar mengungkapkan bahwa indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia tahun 2011 masih di urutan 100 dengan nilai 3,0. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih jauh dibandingkan dengan negara lainnya. “IPK Indonesia sama dengan Argentina, Benin, Burkina Faso, Djibouti, Gabon, Madagaskar, Malawi, Meksiko, Sao Tome and Principe, Suriname, dan Tanzania”, kata Haryono.

Ia menambahkan, di Asia Tenggara skor Indonesia masih di bawah Singapura, Brunei Darusalam, Malaysia, dan Thailand. Dari hasil audit oleh Itjen Kemdikbud masih ditemukan beberapa masalah adminsitrasi seperti pelaksanaan anggaran tidak sesuai proposal, bukti tidak lengkap, tidak ada tanda terima, dan beberapa temuan lain.

Kondisi tersebut dikatakan mendorong Itjen Kemdikbud untuk terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua unit di Kemdikbud untuk selalu ingat bahwa kita bekerja itu mengemban amanah, harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundangan. Selain itu bekerja harus dilakukan dengan hati. Haryono mengingatkan bahwa upaya menuju zona bebas korupsi ini adalah hal baik. “Tidak perlu ragu, bahkan kita akan bisa menegakkan kepala apabila kita berperilaku baik,” ungkap Haryono. (azm/Kemdikbud/HW/NW)