Komisi I DPR Gembira antv Stop Tayang Infotainment

ramadhan pohanmaiwanews – Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, Komisi I DPR gembira karena stasiun televisi antv telah berinisiatif menghentikan tayangan infotainment tanpa harus dilarang terlebih dahulu.

Ramadhan Pohan juga mengapresiasi langkah antv yang berani mengambil langkah inisiatif menghentikan siaran infotainment-nya mulai 2 Agustus 2010 ini.

“Hal ini mereka lakukan dengan kesadaran sendiri. Kami tunggu stasiun televisi lain mengikuti langkah mereka,” kata Ramadhan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 Juli 2010.

Komisi I bahkan berharap agar langkah stasiun televisi yang sebagian saham masih dimiliki keluarga Bakrie itu diikuti juga oleh stasiun televisi lain.

Ramadhan menambahkan, dalam rapat antara Komisi I DPR, asosiasi televisi, dan direksi dari sepuluh stasiun televisi yang ada di Indonesia, disepakati bahwa siaran infotainment harus diperbaiki karena mereka telah melakukan banyak pelanggaran.

Pelanggaran yang dimaksud menurut Ramadhan antara lain adalah kerapkali infotainment melakukan adu domba antara artis dengan ayah-ibunya sendiri, atau dengan teman-teman si artis.

“Bayangkan, mengadu domba antarkeluarga. Apa itu yang dinamakan jurnalisme,” kata Ramadhan.

Padahal lanjut Ramadhan, artis bukanlah pejabat publik, politisi, atau penunggak pajak, yang harus selalu bersedia dikejar-kejar guna ditanya segala macam kehidupan tentang pribadinya.