maiwanews – Dua bulan setelah meninggalnya pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-il, pejabat Amerika dan Korea Utara secara serentak mengumumkan terobosan kesepakatan yang dicapai setelah pembicaraan pekan lalu di Beijing antara pejabat Amerika dan Korea Utara.
Hasil penting pembicaraan yang diumumkan itu adalah kesediaan Korea Utara telah untuk menghentikan percobaan senjata nuklir, peluncuran misil balistik jarak jauh dan kegiatan nuklir lainnya, termasuk pengolahan uranium.
Gedung Putih menyambut baik pengumuman itu, dengan menyebutnya sebagai sebuah langkah pertama yang positif. Tetapi, Gedung Putih menekankan bahwa Amerika Serikat berharap Korea Utara akan menindak lanjutinya.
Dalam persetujuan itu kata Hillary, rencana bantuan pangan ke Korea Utara juga disyaratkan adanya pemantauan yang intensif guna memastikan bantuan tersebut sampai pada pihak yang paling membutuhkan. (ylh/voa)









