maiwanews, Pasuruan – Merencanakan dalam mengatur pada setiap petak adalah suatu pekerjaan hal yang biasa dan selalu dilakukan pada tiap-tiap bidang di Perum Perhutani. Namun kali ini berbeda dengan apa yang sedang dimulai oleh KPH Pasuruan terkait upayanya saat melakukan kegiatan rutin Job Training di bidang pekerjaan apapun.
Bertempat di petak 5k RPH Gerbo BKPH Lawang Timur, belum lama ini diselenggarakan Pembekalan Bidang Perencanaan yang dikuti oleh segenap Asper /KBKPH, segenap KRPH dan Mandor yang bertujuan untuk memberikan Petunjuk Tehnis Penataan Hutan, Penyusunan RPKH, Pembacaan Peta dan Kompas, Sistem Perencanaan (RTT) serta Pemahaman dan Pengisian Buku Obor.
Diadakannya pelatihan ini besar harapan Adm dan pejabat KPH Pasuruan mengiginkan manfaat yang akan diperoleh nanti akan berdamak hingga bisa meminimalisir kemungkinan terjadi kesalahan dilapangan yang berakibat fatal bagi pekerjaan maupun human erornya. Hal ini juga telah mendapatkan aplaus dan arahan dari Ir. Kuntum Suryandari KSPH IV Malang sebagai narasumber.
“Tanpa didukung prinsip pokok manajemen Perhutani yaitu POAC (Planning Organizing Action and Controlling) maka kesuksesan di semua bidang pekerjaan baik secara administratif maupun fisik dilapangan tidak akan tercapai,” kata Administratur/KKPH Pasuruan, Ir. Arif Herlambang, MM.
Menurutnya, Perencanaan merupakan langkah awal untuk memulai suatu pekerjaan dan tanpa adanya perencanaan yang matang suatu pekerjaan sering terjadi apapun itu tidak akan menuai keberhasilan.
Di sela-sela arahan Adm ini juga mengumumkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi Kinerja Perusahaan Tingkat Unit II Jawa Timur KPH Pasuruan menduduki peringkat II.
Arif Herlambang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua jajaran di KPH Pasuruan atas dukungan dan semangat kerja sehingga teraih prestasi tersebut dan diharapkan untuk kinerja pada Triwulan IV KPH Pasuruan akan meraih peringkat I.
Dikatakan Arif, peran aktif dari segenap Asper bersama stafnya yang juga bekerja bahu membahu dengan KSS PHBM untuk mengembangkan potensi dilapangan dengan LMDH selain dari kayu sangat diharapkan sehingga bisa menambah pendapatan perusahaan serta memproduktifkan lahan tidur sehingga KPH Pasuruan bisa menjadi KPH Mandiri.
Hasil dari pembekalan berupa praktek Pembuatan PU, Pembacaan Kompas dan Peta secara baik dan benar serta pengisian Buku buku Obor mendapat acungan jempol dari KSPH IV beserta jajarannya dan sangat diharapkan praktek tersebut ditindak lanjuti dan dijalankan dilapangan oleh petugas di lapangan. (met/lea)
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Prabowo-Macron Gelar 'Tete-a-Tete', Pererat Hubungan Diplomatik IndonesiaPrancis
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata









