KPK Periksa Boedino Kemungkinan di Istana Wapres

Jakarta – Rencana pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait skandal Bank Century saat ini Boediono 2sedang dipelajari mekanismenya. Selain itu, pemeriksaan yang juga akan dilakukan terhadap Mantan Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati, juga masih dicarikan jadwal yang tepat.

Namun khusus Boedino yang sekarang menjadi wakil Presiden RI, KPK mengisyaratkan bahwa pemeriksaannya akan dilakukan di Istana Wakil Presiden di Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

“Dalam hal ini akan meminta keterangan, itu bisa dilakukan di KPK atau pun di sana (tempat kerja Wapres Boediono),” ujar Kabiro Humas KPK Johan Budi, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 23 April 2010.

Menurut Johan Budi, tim penyelidik dan pimpinan KPK akan menggelar rapat untuk mencari waktu yang tepat memanggil Boediono termasuk pemanggilan mantan Ketua Sistem Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Hingga saat ini, KPK telah memeriksa lebih dari 70 orang untuk dimintai keterangan dalam skandal Bank Century. Boediono disebut sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab atas kasus dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Selain Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga disebut harus ikut bertanggung jawab.

KPK memfokuskan pemeriksaan pada penelusuran proses pengambilan kebijakan pemberiaan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS) ke Bank Century.

Sebelumnya disampaikan oleh salah seorang anggota Komisi III DRP Bambang Soesatyo usai bertemu dengan pimpinan KPK, bahwa KPK Akan memanggil Boediono dan Sri Mulyani Indrawati satu minggu ke depan.