Krisis Ukraina, Blinken Minta Moskow Turunkan Eskalasi

20220213-antony-blinken-12-feb-2022
Antony Blinken dalam konferensi pers bersama dengan menlu Korea Selatan dan Jepangdi Honolulu, Hawaii. Minggu, 12 Februari 2022.

maiwanews – Amerika Serikat meminta Rusia menurunkan eskalasi di perbatasan Ukraina. Moskow dituding sengaja menumpuk pasukan di dekat perbatasan untuk menyerang Ukraina.

Menlu AS (Menteri Luar Negeri Amerika Serikat) Antony Blinken menyampaikan keprihatinan serius pada Menlu Rusia Sergey Lavrov. Ia menyampaikan kekhawatiran Moskow mulai menginvasi Ukraina dalam beberapa hari mendatang.

“Saya berbicara melalui telepon tadi malam dengan Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov”, ungkap Menlu Blinken dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Korea Selatan dan Menlu Jepang di Honolulu, Hawaii, hari Sabtu (12/02/2022).

Dalam pembicaraan telepon itu Menlu Blinken menyampaikan bahwa jalur diplomatik untuk menyelesaikan krisis Ukraina tetap terbuka. Cara Moskow menunjukkan bahwa ia ingin menempuh jalan itu sederhana, yaitu dengan mengurangi eskalasi.

Menlu Blinken mengutarakan kepada Menlu Lavrov, masing-masing pihak seharusnya tidak hanya sekedar berbicara untuk mendapatkan hasil diplomatik, tetapi benar-benar bekerja ke arah itu.

Menlu Lavrov pada penggilan telepon itu mengatakan bahwa Rusia sedang mengerjakan tanggapan atas makalah dari Washington ke Moskow. Menurut Menlu blinken, makalah itu mengusulkan area konkret untuk diskusi, masih harus dilihat apakah Rusia akan menindaklanjutinya.

“Saya juga menggarisbawahi bahwa jika Moskow memilih jalan agresi dan menginvasi Ukraina lebih jauh, tanggapan dari Amerika Serikat dan sekutu serta mitra kami akan cepat, bersatu, akan parah”, tegas Menlu Blinken. (hiu)