Krisis Ukraina-Rusia, AS Komitmen untuk Pertahanan NATO

20220218-f-15c-eagles-11feb2022
Dua jet tempur F-15C Eagles ke landasan untuk penerbangan pengenalan area lokal dalam mendukung operasi NATO di Pangkalan Udara Lask, Polandia. 11 Februari 2022.

maiwanews – Amerika Serikat menyatakan komitmen terhadap pertahanan NATO dalam menentang tindakan Rusia di sepanjang perbatasan dengan Ukraina. Berbagai langkah telah dilakukan terkait komitmen itu, termasuk akan mengerahkan Spasukan tryker Angkatan Darat Amerika Serikat ke Bulgaria untuk kesempatan pelatihan bersama.

Menhan AS (Menteri Pertahanan Amerika Serikat) Lloyd J Austin III mengatakan pasukan itu akan meninggalkan Jerman dalam beberapa hari mendatang. Mereka akan membantu memastikan keesiapan dan interoperabilitas AS dengan Bulgaria sebagai sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO).

Departemen pertahanan Amerika serikat hari Kamis (17/02/2022) menyebutkan, pernyataan Menhan Austin disampaikan pada akhir pertemuan para menteri pertahanan aliansi di Brussels hari Kamis.

Rusia oleh negara-negara Barat disebut telah menumpuk pasukan setidaknya 150 ribu tentara di sepanjang perbatasan Ukraina, termasuk di Krimea, Belarus, dan Laut Hitam untuk menginvasi Ukraina. “Dalam banyak hal, ini membawa pasukan Rusia ke depan pintu NATO”, kata Menhan Austin. Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin idak punya alasan untuk memerintahkan pasukan menyerang Ukraina.

Terkait pernyataan pejabat Moskow bahwa telah dilakukan penarikan pasukan, Menhan Austin mengatakan, Rusia justru menambah kekuatan militer di sepanjang perbatasan Ukraina. Termasuk pesawat tempur, persediaan darah, dan pendukung lainnya. Tindakan itu mempertajam kesiapan militer Rusia di Laut Hitam. (hiu)