maiwanews – Pihak otoritas Irak hari Jum’at menahan sebuah pesawat militer Turki atas pelanggaran wilayah udara. Penyitaan dilakukan setelah pesawat mendarat di sebelah utara kota Mosul, demikian media Irak melaporkan.
Kantor berita Irak, Alsumaria melaporkan belum diketahui apakah pesawat militer Turki itu dipaksa mendarat atau memang melakukan pendaratan darurat di bandara Mosul. Pesawat itu dikatakan mengangkut mobil lapis baja, diduga milik pejabat tinggi Irak.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki menuduh rekan Turkinya, Recep Tayyip Erdogan, telah melakukan interfensi terhadap urusan internal negaranya. Turki dikatakan telah menjadi “negara musuh” di wilayah tersebut. Perdana Menteri Irak mengeluarkan pernyataan itu sebagai respon atas tudingan Erdogan terhadap Maliki. Erdogan menilai Maliki menggunakan pendekatan egosentris dalam politiknya.
Maliki mengatakan pernyataan PM Turki menegaskan bahwa Erdogan masih hidup dalam ilusi tentang hegemoni regional.
Ketegangan kedua negara terjadi meski Turki merupakan mitra dagang penting bagi Irak. Hubungan bilateral dua negara tetangga itu dalam bidang perdagangan mencapai 12 miliar dolar pada ahun 2011. (aso/PG/JR/HGH/PressTV)
Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaei Iran Tewaskan 25 Orang
Semangat Kartini, Aliyah Mustika Ilham Serukan Perempuan Jadi Penggerak Perubahan
Kalaksa BPBD Jatim Tinjau Wilayah dan Serahkan Bantuan Terdampak Banjir Bandang Blitar
Lantik Notaris Pengganti, Kadiv Yankumham Harap Berikan Pelayanan Hukum Terbaik









