maiwanews – Kualitas komunikasi antara Presiden Joko Wododo (Jokowi) dengan partai pendukung utama pemerintah PDI Perjuangan, akhir-akhir ini nampak kurang baik.
Beberapa kali kader PDI-P seperti Effendi Simbolon melontarkan kritikn serangan keras secara terbuka kepada Presiden Jokowi termasuk kepada menteri tertentu dari Kabinet Kerja.
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P, Masinton Pasaribu mengungkapkan, ada menteri yang menghalangi sehingga komunikasi antara presiden dengan PDI-P berlangsung tidak baik.
“Itu ada yang selalu membentengi (presiden) dan siapa yang membentengi ada yang namanya AW (Andi Widjojanto) dan RS (Rini Soemarmo) itu,” kata Masinton Pasaribu di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015).
Upaya menghambat komunikasi itu kata Masinton, sudah terlihat ketika rumah transisi dibentuk paska pasangan Jokowi-JK memenangkan pilpres. Upaya penghambatan itu kata dia, semakin kuat ketika kabinet sudah terbentuk dan keduanya jadi menteri.
Masinton mengeluhkan, akibat adanya hambatan yang diciptakan itu, maka sulit menyampaikan aspirasi langsung kepada Jokowi.
Masinton menuding, Rini dan Andi melakukan itu untuk kepentingan jaringan bisnisnya.
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Korlantas Polri Gandeng Komunitas Jeep Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
Halusinasi Efek Narkoba, Karyawan di Bali Aniaya Bos Hingga Tewas
Danny Pomanto Resmikan Nama Jalan Jampea Jadi Hoo Eng Djie
DEN Sampaikan Rekomendasi ke Prabowo Terkait Kebijakan Trump









