Aksi demo mahasiswa dan masyarakat di perwakilan MEDCO di Luwuk Sulawesi tengah berujung maut. Seorang mahasiswa bernama Andri Sondeng 21 tahun dan seorang masyarakat lainnya tewas tertembak pihak keamanan dalam perahu di Perairan Luwuk sepulang melakukan aksi.
Selain itu 5 orang masyarakat korban penembakan Polisi di Tiaka dalam keadaan kritis dan dirujuk ke Palu, karena RS luwuk tidak mampu menanganinya. 15 orang lainnya dilaporkan hilang di tengah laut dan 19 orang warga lainnya ditangkap dalam peristiwa itu dan akan segera dibawa ke Palu untuk kepentingan penyidikan.
Aksi mahasiswa dan rakyat Morowali didorong oleh tuntutan pemenuhan hak rakyat berupa program community development, pemberdayaan tenaga kerja lokal, dan dana pendidikan. Menurut salah seorang pendemo, Catur Wibowo, seharusnya, jika perusahaan punya itikad baik, semua tuntutan itu masih bisa dinegosiasikan.
“Polisi juga tidak perlu bertindak biadab seperti itu. Toh, polisi tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban, bukan menjaga kepentingan perusahaan dan membunuhi rakyat”, kata Bowo. Ia menambahkan, tindakan brutal aparat tentunya sangat tidak patut dilakukan di bulan Agustus tahun ini yang penuh dengan makna, peringatan kemerdekaan Indonesia dan adanya Bulan Suci Ramadhan.
Apalagi, lanjut Bowo, tindakan tersebut di lakukan hanya untuk demi mengamankan perusahaan yang jelas-jelas tidak lagi dipercaya oleh masyarakat karena mengumbar janji semata untuk memuluskan operasi mereka selama ini.
Atas kejadian itu, kelompok yang menamakan dirinya arek-arek Suroboyo yang terdiri dari SBK-KP KSN, FAM Unair, SKMR dan SMI Surabaya menyatakan berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya mahasiswa dan masyarakat karena kekerasan yang di lakukan aparat keamanan. Mereka juga megnecam tindakan Represif aparat.
Arek-arek Suroboyo juga menuntut Bupati Morowali dan Pemerintah Indonesia berpihak kepada warganya yang dikorbankan karena aksi yang mereka lakukan adalah menuntut haknya. Selain itu pendemo menuntut Kapolda Sulawesi Tengah harus bertanggung jawab atas kasus tersebut.
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Gelar Pesta Kembang Api
Bareskrim Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah Berdasarkan Uji Forensik
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Danny Pomanto Gelar Muhasabah, Dzikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2025
Bertemu Pejabat Militer, Vladimir Putin Bahas Sistem Rudal Jarak Menengah, Oreshnik









