Muhaimin Imbau Pengusaha Izinkan Buruh Peringati Hari Buruh

Jakarta – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar meminta kepada pengusaha agar memberikan keleluasaan kepada para pekerjanya yang Muhaimin Iskandarakan memperingati Hari Buruh Internasional mendatang.

Hari Buruh International yang jatuh setiap tanggal 1 Mei itu, selain diperingati di seluruh dunia, juga rutin diperingati di Indonesia. “De facto setiap 1 Mei, buruh merayakannya dimana-mana. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada para pengusaha jauh-jauh hari agar memberikan keleluasaan bagi buruh yang akan memperingatinya,” ujar Muhaimin.

Hal tersebut disampaikan Menakertras yang juga ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dalam siaran pers di Jakarta, Senin, 19 April 2010.

Peringatan Hari Buruh International (HBI) baru mulai dilakukan di Indnesia setelah bergulirnya reformasi bersamaan tumbangnya rezim orde baru. Peringatan HBI dilarang dilaksanakan pada zaman pemerintahan Soekarto karena dituding sebagai warisan Komunis.

Menurut Cak Imin, pnggilan akrab Muhaimin, kita perlu meningkatkan kemampuan pekerja kita, otomatis kita perlu memperkuat kedudukan mereka dan memberikan tempat yang sesuai.

“Saya percaya, gerakan buruh yang kuat akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kita harus bersama-sama menyambut 1 Mei nanti untuk menguatkan gerakan buruh,” kata keponakan Almarhum Gus Dur itu.

Terkait dengan keinginan buruh agar pemerintah menetapkan sebagai bagian dari peringatan hari nasional, Muhaimin berjanji memprosesnya agar tahun depan sudah menjadi hari nasional secara resmi.

Pemerintah menurut Muhaimin, juga menghimbau agar pelaksanaan peringatan itu oleh buruh dapat dilakukan dengan damai dan aman. Ditambahkan Muhaimin, pemerintah akan bekerjasama dan membantu pihak-pihak trekait semaksimal mungkin agar buruh dapat merayakannya dengan aman dan damai.